Breaking News

Minggu, 16 Oktober 2016

Problematika Lahan Sempit I PRBT

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ  e Pertani - Pada kali ini kami akan berbagi mengenai tentang tugas serta pengalaman selama kuliah. Tugas ini merupakan dari proses Problematika Rekayasa Budidaya Tanaman.

PERMASALAH
          Di daerah Yogyakarta sekarng ini sedang digalakkan penghijauan lingkungan. Kelompok ibu-ibu PKK di wilayah Godean oleh desa disediakan tanah kas desa seluas 200m2 agar digunakan untuk budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Tanaman yang paling baik di tanam, desain, penyedian lahan dan penanamannya.
ANALISIS
Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat di provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Daerah Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan perbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan samudera Hidia.
Godean merupakan kecamatan yang berada di wilayah kabupaten sleman. Godean memiliki jenis tanah Regosol yang berasal dari material gunung berapi. Tanah regosol merupakan tanah aluvial yang baru diendapkan. Tanah ini masih terbilang subur untuk di gunakan di bidang pertanian sebab tanah ini tergolong jenis tanah berpasir dan memiliki kadar bahan organik yang masih sedikit. Sebagaimana yang Menurut Hidayat, 2003 bahwa ciri dari tanah regosol memiliki berbutir kasar, berwarna kelabu samapai kekuningan dan rendah bahan organik. Sifat dari tanah regosol sangat sukar untuk dapat menyimpan air dan mineral yang dibutuhkan tanaman dengan baik. Tanah regosol sangat baik dimanfaatkan untuk budidaya tanaman padi, kelapa tebu, tembakau, dan sayur-mayur.
      Penghijauan lingkungan adalah sebuah cara yang dilakukan untuk memelihara, memulihkan, dan meningkatkan kondisi lahan dapat di produksi secra optimum. Penghijauan lingkungan harus dilakukan di berbagai tempat atau pemanfaatan di lingkungan sempit yang berada lingkungan perumahan. Lingkungan yang sempit yang hanya tersedia 200m2.
PEMECAHAN 
         TOGA yang biasanya digunakan untuk budidaya dilingkungan masyarakat, Imade, 2012 menyatakan bahwa: tanaman kencur, kunyit, daun dewa, kemukus, binahong, daun katuk, temulawak, sirih merah, dan jahe. Sebab tanaman tersebut dapat dilakukan dengan mudah dibudidayakan.
          Penanaman tanaman TOGA sebaiknya dilakukan budidaya dipot. Widyawati, 2013 menyebutkan Pot yang di maksudkan dapat berupa plastik, wadah yang terbuat dari tanah, semen, logam dan lain sebagainya. Budidaya di dalam pot sangat baik karena dapat mengontrol media tanam sesuai dengan kondisi keperluan dari tanaman TOGA.
           Tahapan budidaya di alam pot:
1. Persiapan lahan dan tempat dan media
Sebagai tempat atau wadah penanaman pot yang dengan diameter 20-30 cm dan tinggi 30 cm. Wadah pot yang digunakan harus memiliki lubang di bagian kiri, kanan, dan bawah sekitar 4-5 buah lubang untuk mengalirkan kelebihan air. Dengan demikian, tanaman ridak akan tergenang.  
Media tanaman yang digunakan berupa campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos. Perbandingan dapat 1:1, 1:2, atau 1:3 (Pracaya, 2007).
2. Penanaman
Penanaman dilakukan tujuh hari setelah media tanam di masukkan kedalam pot. Tenggang waktu tersebut diberikan untuk memberikan kesempatan media tanam berserta bahan-bahan lainnya supaya dapat bencapur dan bereaksi secara sempurna (Najiyati, 2009). 
Tahapan penananman hampir sama dengan penanan langsung di lahan.
a. Buat lubang tanam tepat di tengah-tengah pot dengan ukuran bibit,
b. Masukkan bibit di lubang yang telah di buat.
3. Peletakan Pot
Peletakan pot tanaman TOGA dapat dilakukan secara teratur di atas lahan. Jarak antara pot sekitar 20 x 20 cm meter. Sesangkan untuk jarak antar populasi tanaman TOGA 50 cm.
KESIMPULAN
       Tanaman obat keluarga merupakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Pemanfaatan toga untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupan, termasuk keperluan untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan secara tradisional. Kelompok ibu-ibu PKK di wilayah Godean oleh desa disediakan tanah kas desa seluas 200m2 agar digunakan untuk budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Toga yang bisa dibudidayakan pada lahan tersebut antara lain tanaman kencur, kunyit, daun dewa, kemukus, binahong, daun katuk, temulawak, sirih merah, dan jahe. Budidaya dilakukan dengan mengggunakan POT.
DAFTAR PUTAKA
Versi Lengkap silahkan danwload

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By