بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ e Pertani - Pada kali ini kami akan berbagi mengenai tentang tugas serta pengalaman selama kuliah. Tugas ini merupakan dari proses Problematika Rekayasa Budidaya Tanaman.
PERMASALAH
Di daerah Yogyakarta sekarng ini sedang digalakkan
penghijauan lingkungan. Kelompok ibu-ibu PKK di wilayah Godean oleh desa
disediakan tanah kas desa seluas 200m2 agar digunakan untuk budidaya
TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Tanaman yang paling baik di tanam, desain,
penyedian lahan dan penanamannya.
ANALISIS
Yogyakarta adalah
Daerah Istimewa setingkat di provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan
Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Daerah
Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan perbatasan dengan
Provinsi Jawa Tengah dan samudera Hidia.
Godean merupakan
kecamatan yang berada di wilayah kabupaten sleman. Godean memiliki jenis tanah
Regosol yang berasal dari material gunung berapi. Tanah regosol merupakan tanah
aluvial yang baru diendapkan. Tanah ini masih terbilang subur untuk di gunakan
di bidang pertanian sebab tanah ini tergolong jenis tanah berpasir dan memiliki
kadar bahan organik yang masih sedikit. Sebagaimana yang Menurut Hidayat, 2003
bahwa ciri dari tanah regosol memiliki berbutir kasar, berwarna kelabu samapai
kekuningan dan rendah bahan organik. Sifat dari tanah regosol sangat sukar
untuk dapat menyimpan air dan mineral yang dibutuhkan tanaman dengan baik. Tanah regosol sangat baik dimanfaatkan untuk budidaya tanaman padi,
kelapa tebu, tembakau, dan sayur-mayur.
Penghijauan lingkungan adalah sebuah cara yang
dilakukan untuk memelihara, memulihkan, dan meningkatkan kondisi lahan dapat di
produksi secra optimum. Penghijauan lingkungan harus dilakukan di berbagai
tempat atau pemanfaatan di lingkungan sempit yang berada lingkungan perumahan. Lingkungan
yang sempit yang hanya tersedia 200m2.
PEMECAHAN
TOGA yang biasanya digunakan untuk budidaya dilingkungan masyarakat, Imade, 2012 menyatakan bahwa: tanaman kencur, kunyit, daun dewa, kemukus, binahong, daun katuk, temulawak, sirih merah, dan jahe. Sebab tanaman tersebut dapat dilakukan dengan mudah dibudidayakan.
Penanaman tanaman TOGA sebaiknya dilakukan budidaya
dipot. Widyawati, 2013 menyebutkan Pot yang di maksudkan dapat berupa plastik,
wadah yang terbuat dari tanah, semen, logam dan lain sebagainya. Budidaya di
dalam pot sangat baik karena dapat mengontrol media tanam sesuai dengan kondisi
keperluan dari tanaman TOGA.
Tahapan budidaya di alam pot:
1. Persiapan lahan dan tempat dan media
Sebagai tempat atau wadah penanaman pot yang dengan diameter 20-30 cm dan tinggi 30 cm. Wadah pot yang digunakan harus memiliki lubang di bagian kiri, kanan, dan bawah sekitar 4-5 buah lubang untuk mengalirkan kelebihan air. Dengan demikian, tanaman ridak akan tergenang.
Sebagai tempat atau wadah penanaman pot yang dengan diameter 20-30 cm dan tinggi 30 cm. Wadah pot yang digunakan harus memiliki lubang di bagian kiri, kanan, dan bawah sekitar 4-5 buah lubang untuk mengalirkan kelebihan air. Dengan demikian, tanaman ridak akan tergenang.
Media tanaman yang digunakan berupa campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos. Perbandingan dapat 1:1, 1:2, atau 1:3 (Pracaya, 2007).
2. Penanaman
Penanaman dilakukan tujuh hari setelah media tanam di masukkan kedalam pot. Tenggang waktu tersebut diberikan untuk memberikan kesempatan media tanam berserta bahan-bahan lainnya supaya dapat bencapur dan bereaksi secara sempurna (Najiyati, 2009).
Tahapan penananman hampir sama dengan
penanan langsung di lahan.
a. Buat
lubang tanam tepat di tengah-tengah pot dengan ukuran bibit,
b. Masukkan
bibit di lubang yang telah di buat.
3. Peletakan Pot
Peletakan pot tanaman TOGA dapat dilakukan secara teratur di atas lahan. Jarak antara pot sekitar 20 x 20 cm meter. Sesangkan untuk jarak antar populasi tanaman TOGA 50 cm.
KESIMPULAN
Tanaman
obat keluarga merupakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka
memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Pemanfaatan toga untuk memenuhi
keperluan alam bagi kehidupan, termasuk keperluan untuk mengatasi
masalah-masalah kesehatan secara tradisional. Kelompok ibu-ibu PKK di wilayah
Godean oleh desa disediakan tanah kas desa seluas 200m2 agar digunakan untuk
budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Toga yang bisa dibudidayakan pada lahan
tersebut antara lain tanaman kencur, kunyit, daun dewa, kemukus, binahong, daun
katuk, temulawak, sirih merah, dan jahe. Budidaya dilakukan dengan mengggunakan
POT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar